Berita

Menunggu Kematangan Kendaraan Listrik

Menyikapi pemanasan dunia yang semakin parah, ilmuwan banyak beralih ke sumber tenaga selain minyak bumi untuk peralatan baru guna menunjang aktivitas manusia. Di antaranya adalah pengalihan ke sumber daya matahari, air serta udara. Harapannya, sumber tenaga seperti ini sangat sedikit atau tidak sama sekali melepas sampah karbon ke udara. Tak hanya sumber tenaga saja, armada berbasis listrik semakin umum bagi sebagian orang dari pantauan selama sekian waktu oleh Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya. Tak hanya mobil saja, motor pun juga melihat peluang ini dan beberapa produsen telah melakukan produksi massalnya.

Tak hanya dari segi fitur yang terus diperbaiki. Yang paling utama bagi sebagian konsumen adalah bagaimana kendaraan tersebut 'awet' di jalan dan jarak tempuh yang jauh. Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya menemukan satu tautan lama yang memuat perhitungan bagaimana waktu pengisian baterai dan jarak tempuh akan sangat dipertimbangkan: http://www.carmudi.co.id/journal/berkendara-pakai-motor-listrik-lebih-irit-pikir-lagi/; Berita tersebut menjabarkan pengisian baterai yang panjang (kurang lebih 8 jam). Hanya, sebagaimana mesin mobil BBM yang selama ini dijelajahi dan memperoleh banyak penemuan baru, kiranya kendaraan listrik pun demikian. Tautan tadi tertanggal hampir dua tahun sebelum Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya menemukan artikel motor listrik yang diproduksi dalam negeri mempunyai waktu charging 3-4 jam: http://gesits.co.id (lihat gambar). Selain waktu charging yang makin pendek, sistem dalam baterai dan pengisian baterai pada motor tersebut dibuat supaya bisa ditukar seperti air isi ulang. 

Namun sekali lagi, perkembangan teknologi yang tidak terbatas mampu membuat perbedaan dari tahun ke tahun. Baru-baru ini Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya menemukan tautan lain yang menyebutkan jarak tempuh yang jauh dengan waktu charging baterai yang pendek: hanya 45 menit untuk penuh: http://otomotif.metrotvnews.com/mobil/dN6d2jyk-mobil-listrik-asal-tiongkok-bakal-bersaing-dengan-milik-tesla. Tentu saja, perkembangan teknologi seperti waktu charging yang semakin pendek ini akan memungkinkan orang untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya dengan lebih fleksibel. Misalnya, jika kita masuk ke dalam mall. Harapannya, setiap titik parkir mobil dilengkapi dengan fitur listrik untuk charger seperti halnya banyak tempat yang menyediakan charger untuk ponsel di masa kini. 

Hanya bagi Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya sendiri mungkin memang ada satu pertanyaan mengganjal untuk tautan tadi, seperti juga yang kita bisa amati dari perkembangan ponsel sekarang: ada ponsel premium yang mempunyai charging cepat; juga ada ponsel kebanyakan yang waktu charging-nya dalam kisaran beberapa jam untuk mencapai titik penuh. Pertanyaannya: apakah baterai dengan waktu pengisian listrik cepat tersebut nantinya bisa berlaku untuk semua mobil, atau hanya supercar saja? Jika pun hanya untuk segelintir mobil saja, mungkin perlu distandarkan lagi tipe dan kapasitas baterainya untuk beberapa jenis mobil dengan perbedaan harga. Karena sejatinya harga mobil (apalagi yang standar penumpang seperti armada Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya) rata-rata juga cukup mahal.

Sementara itu, dari berbagai sumber berita Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat juga mengetahui banyaknya pabrikan yang ingin menangguk peruntungan lewat mobil listrik ini; dimana perkembangannya memang terlihat lebih intens ketimbang bahan bakar gas hidrogen. Salah satunya adalah berikut ini: http://otomotif.liputan6.com/read/2440528/bikin-mobil-listrik-aston-martin-gandeng-perusahaan-tiongkok, karena sebelumnya banyak pabrikan otomotif yang masih 'setengah hati' dalam pengembangan kendaraan berbahan bakar gas alam. Oleh sebab itu standarnya juga belum terlalu berkembang. Jika perkembangannya bisa lebih jauh seperti kendaraan listrik ini, kemungkinan akan ada standar baru keamanan atau baterai itu sendiri sehingga lebih optimal dari sebelumnya. Menilik kendaraan dengan BBM, sistem injeksi yang lebih irit dan lainnya semacam turbo (http://indotrucker.com/pasang-turbo-biar-truk-lebih-bertenaga-dan-irit-bbm/) juga ditemukan beberapa waktu setelah mobil pertama dengan sistem karburator mengaspal jalan.
 
 
 
-----------------------------------------------------------------------------
**keterangan gambar: mobil listrik dan sistem charging baterainya. sumber: commons.wikimedia.org/Marco Verch