Berita

Sistem Rem Pada Kendaraan

Rem adalah sebuah fitur dasar pada kendaraan yang selalu ada pada setiap produk. Tak hanya pada kendaraan bermotor, kendaraan dengan tenaga 'manual' pun membutuhkan rem. Secara sederhana, rem berfungsi untuk mengurangi kecepatan kendaraan dari laju sebelumnya saat melintas di jalan raya. Namun dalam perkembangannya, fungsi rem ini juga digunakan untuk menahan kendaraan dari gerakan melorot turun pada bidang kontur tanah miring. Seperti referensi berita yang ditemukan Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya berikut ini: https://radar.jawapos.com/radarsurabaya/read/2017/12/28/36533/ditinggal-beli-rokok-lupa-tarik-hand-rem-innova-pun-kecebur-sungai. Kendaraan pada tautan tadi meluncur ke sungai di seberangnya karena gerakan kecil pun dapat berkembang dan cukup membahayakan jika ada kendaraan lain yang melintas berkecepatan tinggi. Meskipun demikian, Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya atau kita semua pasti pernah jengkel jika mendapati pengendara yang parkir dan menjadi perintang jalan lalu dengan seenaknya menarik tuas rem tangannya; karena sudah pasti akan susah digeser.

Sistem pengereman adalah salah satu komponen penting dan krusial yang mendapat perhatian di Sewa Rental Mobil Plus Sopir di Surabaya. Pasalnya, poin ini memang merupakan standar keamanan dari operasional Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya. Jika ada laporan dari sopir terkait rem mobil yang sedikit bermasalah (atau sudah waktunya diganti), kemungkinan besar hal ini tidak akan sampai ke 'telinga' tamu konsumen yang diantar karena segala hal teknis biarlah menjadi konsumsi teknisi dan awak di belakang layar dan keribetannya harusnya bukan menjadi pikiran tamu konsumen. Meskipun secara normal konsumen yang paham teknis mesin (serta peka) kemungkinannya bisa mengendus sebuah ketidakberesan saat sesi penyewaan. Hanya, hal ini sangat jarang terjadi jika tak bisa dibilang tidak pernah. Lagipula yang lebih dapat merasakan biasanya kan sopir ya? ^_^

Ada beberapa evolusi pada sistem pengereman yang berkembang hingga kondisinya seperti sekarang. Salah satunya adalah rem tangan yang diulas sedikit pada paragraf awal tadi. Namun perbedaan rem tangan (atau disebut juga parking rem) dan rem pedal adalah ketiadaan isyarat lampu rem yang menunjukkan kita melakukan pengereman pedal. Selain itu, penggunaan rem tangan pada lampu merah juga berpotensi untuk melakukan hal lain yang tidak berkaitan dengan mengemudi. Hal ini seperti yang dijabarkan oleh seorang Direktur Konsultan Keamanan Berkendara tentang larangan penggunaan rem tangan tadi di kawasan lampu merah: https://oto.detik.com/tips-and-tricks-mobil/d-3941173/di-lampu-merah-tidak-boleh-gunakan-rem-tangan-ini-alasannya.
Menyinggung tentang lampu rem, ada peringatan menarik yang ditemukan Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya pada grup regional info cegatan jogja: https://www.facebook.com/groups/info.cegatan.jogja/permalink/2988382124521424/. Nyala dari lampu rem yang berwarna merah tersebut dapat menyelamatkan karena keberadaan kita akan terdeteksi dan nampak oleh pengendara lain. Bila kita berada di persimpangan lampu merah yang dikelilingi kendaraan lain mungkin akan mudah terlihat. Tetapi bagaimana jika kita berhenti di jalanan pinggir hutan yang gelap karena menghindari menabrak hewan di depan kita?

Ada banyak permasalahan yang bisa terjadi pada sistem rem, dan sistem rem pada 'mobil kecil' hingga MPV berbeda dengan sistem rem pada truk atau bus. Jika kendaraan Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya menggunakan sistem rem cakram (roda depan) dan kampas/kanvas (roda belakang) maka tidak demikian halnya dengan truk atau bus yang menggunakan 'rem angin' dengan bunyi khasnya. Mengutip situs autoexpose, ada dua jenis rem angin yakni Combine Air Brake yang masih mempunyai komponen hidrolik dan Full Air Brake yang murni menggunakan udara bertekanan tinggi, untuk artikel panjang yang lebih lengkapnya bisa dibaca pada tautan berikut: https://www.autoexpose.org/2015/09/sistem-rem-angin-deskripsi-dan-cara.html. Seperti pada beberapa komponen kendaraan lain, kebocoran sistem pada rem angin ini pun dapat berimbas blong dan fatal jika dipaksa untuk melaju. Dan bukan hanya sistem rem angin saja yang memiliki permasalahan, jika muncul tanda bergetar atau pedal rem yang butuh injakan dalam; maka kanvas rem sudah saatnya diperbarui disebabkan telah habis atau tipis.

Selain itu mungkin juga kita mengenal adanya pengereman ABS (Anti-Lock Brake System) yang muncul pada mobil-mobil keluaran baru, termasuk armada Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya. Keberadaan fitur ini didukung oleh sensor kecepatan yang bekerja pada pengereman mendadak dan keras/dalam. Fungsi ABS dijelaskan dengan baik pada video berikut: https://youtu.be/hwwXukJaTlM. Dimana armada yang mempunyai fitur ABS masih bisa mengontrol arah kendaraan (meskipun sedang melakukan pengereman) dibandingkan armada tanpa fitur ABS. Jadi poin ini memberikan keuntungan juga pada ban yang mirip pemakaian normal ketimbang tergesek berlebihan seperti pada armada yang tidak memiliki fitur ABS.

Langkah berikut ini mungkin bisa dilakukan oleh mereka yang mempunyai mobil pribadi, meskipun bisa juga diterapkan oleh sopir Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya pada keadaan sangat-sangat darurat: https://www.otosia.com/berita/jangan-panik-ikuti-langkah-ini-saat-rem-blong.html. Paparan solusi serupa lainnya dari pihak kepolisian jalan raya juga bisa dibaca pada tautan berikut: http://ntmcpolri.info/home/cara-mengatasi-rem-blong-saat-berkendara/. Dan nampaknya informasi tadi pun diubah ke tampilan infografis yang menarik dari sebuah akun di media sosial: https://www.facebook.com/pg/CoverSuper/photos/?tab=album&album_id=1447203215292811. Jika kendaraan senantiasa terawat dan terkontrol dengan baik, sepertinya hal ini bisa jadi tak perlu dilakukan karena memang tak ada masalah pada sistem pengeremannya. 

Sebagai tambahan, Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya melihat motor matik yang menjamur saat ini namun sepertinya kurang cocok digunakan di daerah pegunungan (terlebih saat ada turunan curam) dari banyak keterangan yang beredar di internet, hal ini disebabkan tak ada perpindahan gigi yang cukup bisa mengurangi kecepatan saat melaju bebas; disamping kanvas rem yang lebih cepat gosong disebabkan harus ditekan sekuat tenaga saat melahap turunan tajam hanya untuk pengendalian laju yang lebih baik. Memang ada cara pengendalian khusus untuk tipe motor matik ini, namun langkah tersebut kurang begitu signifikan selain sulit dipelajari; beberapa orang mungkin cenderung panik serta kurang dapat mengontrol putaran gas pada setang kemudi mereka.

Dan Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat merasa harus peduli dengan keadaan demikian disebabkan populasi motor matic yang bertumbuh cukup banyak dibanding motor bebek atau 'motor besar' disamping tidak bisa menghindar dari keberadaan mereka saat berada di jalan. Kondisi tak jauh berbeda rupanya juga terdapat pada mobil matic disebabkan daya engine brake tak terlalu signifikan seperti mobil manual: https://www.mobilku.org/2016/07/mobil-matic-tidak-cocok-untuk-pegunungan.html. Engine brake ini sendiri tidak berkaitan dengan rem, namun lebih cenderung mengurangi kecepatan pada mesin disebabkan perpindahan transmisi (penurunan gigi) yang sering dilakukan pada jalanan berkelok atau menurun. Jadi rupanya armada Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya yang semuanya adalah manual lebih bisa cocok di semua medan jalan ya ^_^
 
 
 
 
***
Keterangan gambar: sebuah penampang piringan rem mobil. sumber: Pixabay/KriszM