Telp
Whatsapp

Berita

Bemo dan Angguna di Surabaya (II-Habis)

Kelemahan dari bajaj dan Angguna adalah posisi mereka tidak kuat dalam tawar-menawar, sedangkan beberapa penyedia jasa transportasi seperti Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya sudah menetapkan standar harga sendiri sejak awal. Hal ini disebabkan komponen BBM pada bajaj dan angguna sudah termasuk ke dalam perhitungan harga akhir, berbeda dengan biaya Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat yang komponen BBM-nya dihitung terpisah dan kebutuhannya tergantung oleh si penyewa sendiri. Namun ini pun tergantung dari kesepakatan awal dari kedua pihak (misalnya jika tamu konsumen kemudian beralih ke paket drop-off).
 
Pemilihan pasar menengah ke bawah ini cukup membuat posisi bajaj dan angguna cukup sulit, karena mayoritas pemikiran penduduk pada segmen ini sangat suka harga murah ketimbang layanan yang sedikit berkualitas. Disamping pendapatan banyak anggota masyarakat pun berada di bawah UMR. Padahal pemilik kendaraan pun membutuhkan perawatan kendaraan yang menjamin kelangsungan usaha mereka; di luar kebutuhan primer mereka seperti makanan, makanan atau tagihan lainnya. Hal ini supaya kendaraan mereka senantiasa legal/sah dan lolos uji kir. Dari yang bisa dibaca pada bagian artikel sebelumnya, mereka semakin tidak dapat bersaing dengan moda kendaraan keluaran baru.

Sebagai bagian dari jasa transportasi, bajaj dan angguna mempunyai jarak tempuh yang jauh ketimbang becak yang dilarang melintas beberapa jalan disebabkan alasan tertentu. Tetapi lain dulu lain sekarang, karena saat ini banyak orang mungkin lebih senang menggunakan angkutan berbasis aplikasi yang lebih terukur—bukan yang tawar-menawar—apalagi anak muda pemilik ponsel serta maniak gawai. Seperti oknum pemilik warung yang terkadang 'nggetok' (memberi bandrol harga kelewat tinggi), mungkin hal ini pula yang dikhawatirkan oleh para calon konsumennya. Ditambah lagi jika terkadang konsumen lebih memilih penampakan kendaraan yang cukup bagus; dimana hal ini bisa membuat lainnya terpuruk dan harus banting harga.

Saat ini konsumen dan pemilik usaha mungkin lebih memilih kendaraan roda empat ketimbang roda tiga disebabkan stabilitasnya di jalanan dalam kecepatan tinggi. Penerus bemo yakni Daihatsu Midget II pun lebih ke arah empat roda ketimbang mempertahankan bentuk tiga roda. Tentang kendaraan beroda tiga sendiri, Sewa Rental Mobil Plus Sopir di Surabaya lebih melihat performa kendaraan dengan dua roda di depan ketimbang yang hanya satu roda meski hal ini juga bergantung beberapa hal. Misalnya rangka dan mekanis, peredam kejut, dan lain sebagainya. 
Karena roda depan ini lebih cenderung bersifat dinamis dan menjadi salah satu penentu kemudi kendaraan dibanding roda belakang yang hanya mengikut roda depannya. Beberapa video ini mungkin memperlihatkan bagaimana ketidakseimbangan mobil roda tiga ini, khususnya bila digunakan dalam kecepatan lumayan tinggi dan saat berbelok disebabkan beban roda depan cukup minimalis disebabkan dorongan tenaga mobil secara keseluruhan: https://youtu.be/QQh56geU0X8 serta https://youtu.be/KGULcLUr0I4. Padahal jika Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya membandingkan antara kendaraan tadi dengan kebanyakan angkot/mikrolet yang melintas jalan pada saat ini mungkin berbeda cukup jauh. Entah bagaimana jika digunakan untuk pengantaran penumpang?

Dewasa ini telah ada beberapa kendaraan tiga roda dengan dua roda depan meski kebanyakan hanya berupa motor yang lebih cocok untuk ojek daring ketimbang kendaraan umum pengganti bajaj atau angguna tadi: https://www.liputan6.com/otomotif/read/2543568/nih-4-sepeda-motor-beroda-tiga-yang-jadi-primadona serta iRoad dari Toyota yang lebih menyerupai mobil disebabkan mempunyai atap: https://www.liputan6.com/otomotif/read/3155338/siap-siap-toyota-roda-tiga-bakal-mengaspal. Pada tautan lain Sewa Rental Mobil Per-12 Jam di Surabaya juga melihat kendaraan lain semacam Balis buatan produsen dalam negeri Indonesia yang masih menggunakan satu roda depan: http://jabar.tribunnews.com/2017/12/06/motor-roda-tiga-yang-sempat-hebohkan-dunia-maya-kini-dijual-di-bandung

Soal perawatan kendaraan ini cukup diperhatikan Rental Sewa Mobil Baru di Surabaya pada armadanya, tak hanya dari segi komponen suku cadang namun juga menyangkut kenyamanan tamu konsumen. Kendaraan Sewa Mobil Surabaya sendiri akan dilego bila daur hidupnya telah habis dan pasti akan menambah kendaraan baru tiap tahunnya demi pembaruan armada untuk efisiensi biaya. Lalu bagaimana dengan bajaj atau angguna tadi? 
Sejauh ini Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya tidak tahu yang terjadi sebenarnya. Beberapa pemilik truk dan angkot yang masih beroperasi terkadang terlihat 'didandani' (diberikan aksesori) oleh pemiliknya guna mempercantik atau memberi kesan baru dan 'ramah' pengguna, namun kebanyakan dari bajaj dan Angguna ini tidak demikian. Hanya, bentuk bajaj yang agak unik dan lebih mirip motor pada batang kemudinya ini diketahui malah menarik perhatian polisi Cilacap untuk menjadikannya salah satu armada: https://bit.ly/2GFYrpx. Mungkin kita semua tahu jika dalam kecepatan, bajaj ini tidak tergolong tinggi namun mungkin polisi setempat mempunyai pertimbangan sendiri terhadap armada tersebut—seperti beberapa petugas pengamanan di Citraland Surabaya yang menggunakan sepeda onthel (kayuh) yang merupakan kendaraan tidak bermesin.
 
 
 
***
Keterangan gambar: Sebuah moda angkutan umum bernama bajaj yang lebih populer di Jakarta. Sumber: commons.wikimedia.org/Hullie.